Rabu, 10 Agustus 2011

Apa Antioksidan Efektif Memerangi Penuaan Dini?


Kita semua tau dan sering medengar tentang manfaat antioksidan untuk kesehatan, diantaranya adalah untuk melawan penyakit kanker. Zat ini juga bermaanfaat untuk melawan penuaan dini, salah satu hal dicari para wanita. Tapi apakah benar zat ini bisa sepenuhnya bermanfaat bagi kecantikan kulit? Jawabannya ternyata tidak.

Antioksidan, memang dapat mencegah radikal bebas yang masuk ke dalam tubuh. Radikal bebas ini biasanya akan merusak kulit, membuat dehidrasi hingga akhirnya berujung pada masalah penuaan dini hingga pigmentasi. Dengan memakai produk yang mengandung antioksidan, zat ini secara otomatis akan menghambat lajunya kerusakan kulit, dan memperlambat datangnya penuaan dini. Antioksidan juga disinyalir dapat membantu regenerasi sel, sehingga kulit tampak lebih segar dan tidak kusam.

Tapi semua manfaat ini hanya bisa diserap dengan kondisi yang baik pula. Maksudnya adalah, ada baiknya kita memanfaatkan zat antioksidan ini secara alami. Saat ini, kita banyak menemukan krim-krim anti-aging (penuaan dini) yang katanya mengandung zat antioksidan. Tapi pemakaian produk seperti ini haruslah dibatasi. Karena beberapa orang memiliki alergi pada krim-krim tertentu, dan hal ini bahkan bisa membuat iritasi kulit. Apalagi teknologi yang makin berkembang membuat kandungan zat ini bisa langsung masuk ke dalam kulit dan membahayakan.

Lalu bagaimana cara mengatasi hal tersebut?

Sebaiknya ketika akan memakai produk tertentu, selalu berkonsultasi kepada dokter kulit langganan anda. Seimbangkan pemakaian krim-krim anti-aging dengan proses alami, misalnya dengan rutin berolahraga dan menjauhi junk food. Ada baiknya, anda menyuplai makanan tambahan yang mengandung banyak zat antioksidan, seperti tomat, berry, brokoli, anggur merah, bawang putih dan makanan lainnya. Dan satu hal lagi yang perlu anda ketahui, pemakaian produk krim seperti ini dalam jangka waktu yang lama akan menimbulkan efek samping. Yang alami lebih baik kan?

Tips Aman Gunakan Wadah Plastik


Banyak mitos yang mengatakan bahwa wadah plastik sangatlah berbahaya. Karena bahan plastik yang terkena panas bisa menguap dan meracuni makanan yang disimpan di wadah tersebut. Apakah benar demikian?

Faktanya, memang ada kemungkinan wadah plastik yang ditaruh di suhu ruangan akan menguap dan komponen plastiknya akan berpindah ke makanan, bahkan proses ini bisa berlangsung lebih cepat jika suhu disekitar wadah memanas. Sounds dangerous, huh?

Ada beberapa komponen plastik yang bisa pindah ke makanan, diantaranya adalah monomer stiren, akrilonitril, dan vinil klorida. Semua komponen ini disinyalir bisa mengakibatkan penyakit kanker. Meski terdengar sangat menyeramkan, ternyata tidak semua perangkat plastik seburuk itu. Tipsnya adalah dengan cara memilih perangkat wadah plastik yang aman dan bersertifikat. Selain itu, kejelian kita sebagai pembeli juga harus diasah, guna enghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
  1. Pilih wadah berlabel “microwave safe”. Tulisan ini artinya anda bisa memasukkan wadah beseerta isinya ke dalam microwave untuk dihangatkan. Anda juga bisa menaruh makanan panas maupun dingin ke dalam wadah ini. 
  2. Logo “food grade”, food safe”,  atau gambar gelas dan garpu di dasar wadah mengindikasikan bahwa wadah plastik aman digunakan untuk menyimpan makanan. Sebenarnya, ada 7 kelompok bahan plastik yang digunakan sebagai bahan baku wadah makanan, tapi kadang penomoran ini malah membuat pusing dan bingung. Nomor-nomor ini kebanyakan fungsinya untuk mengetahui bahan dasar plastik dan proses daur ulangnya. 
  3. Sebaiknya pilih merk produk yang sudah terpercaya. Karena biasanya merk tersebut lebih terpercaya dibanding dengan produk-produk yang asal mencantumkan logo aman. Lagi pula, memakai produk yang telah terpercaya biasanya kualitasnya lebih terjamin.

Nah, bagaimana?
Hidup sehat itu mudah kok, yang penting kita teliti dalam memilih dan mengutamakan kesehatan bersama. Ada banyak produk yang tersedia di luar sana, sekedar meluangkan waktu untuk lebih teliti lagi dalam memilih tidak ada salahnya kan?

image by tupperware

Selasa, 09 Agustus 2011

Bahaya Skinny Jeans

Apa anda pernah dengar kalimat seperti ini?
Skinny jeans won’t make you look skinny
Yang artinya celana skinny jeans tidak akan membuat anda terlihat lebih skinny (kurus) tapi justru malah membahayakan kesehatan anda. Kenapa? Karena ternyata memakai celana yang terlalu ketat akan mempengaruhi pencernaan dan mengganggu kenyamanan perut, terutama setelah makan besar. Memakai jeans ketat juga memicu penyakit sembelit.
Parahnya lagi, kram dan nyeri perut juga bisa diderita oleh para wanita yang suka mengenakan celana ketat yang berpotongan pinggang. Ini karena celana jeans jenis ini akan menghambat jalannya makanan ke usus, sehingga menyebabkan nyeri tersebut.

Menurut Dr Octaviano Bessa dari Stamford, Connecticut, "Jeans ketat dapat mengganggu mobilitas usus. Hal ini yang membuat seseorang merasa tidak nyaman atau sakit pada perut setelah dua atau tiga jam setelah makan. Banyak orang yang tidak sadar kalau nyeri itu akibat jeans."

Beberapa peneliti juga mengungkapkan, bahwa ternyata pemakaian skinny jeans bisa sangat berbahaya karena bisa mengakibatkan masalah pada sistem syaraf yang disebut meralgia paresthetica. Gejala penyakit ini biasanya diawali dengan rasa geli atau kesemutan di daerah paha si pemakai jeans. Beberapa orang biasanya sangat rentanterhadap tekanan aliran syaraf. Dan memakai jeans ketat akan menekan aliran urat syaraf yang nantinya akan menekan syaraf normal seseorang. Hal inilah yang berbahaya. Perlu diingat, bahwa bahaya penyakit ini tidak hanya tertuju pada wanita gemuk yang memakai skinny jeans atau celana ketat saja, tapi juga berlaku untuk semua kalangan, termasuk wanita kurus.

Jadi meskipun celana ketat atau skinny jeans bisa membuat tampilan anda jadi lebih seksi, ada baiknya anda perhatikan juga sisi kesehatannya. Sebaiknya, anda lebih berhati dalam memilih celana jeans, pastikan anda memilih jeans dengan ukuran yang sesuai. Carilah ceana jeans dengan pinggang yang melar, sehingga tidak terlalu menyakitkan bagian pinggang anda. Even though beauty is pain, doesn’t mean you hurt yourself, right?


source: wolipop
gambar: ggogle image

Senin, 08 Agustus 2011

5 Faktor Penyebab Penuaan Dini

Kita sering mendengar istilah penuaan dini yang biasa terjadi di kulit. Dan proses ini berlangsung setiap saat, tidak peduli anda pria maupun wanita. Berikut ini ada 5 faktor yang mempercepat proses penuaan dini. Selamat menyimak…

Malas
Aktifitas fisik dapat memutar balik proses penuaan dini. Artinya, sering-seringlah bergerak dan jangan malas beraktifitas. Bergerak dan beraktifitas akan membuat otot-otot di tubuh kita jadi muda kembali, mencegah diri dari stress dan tekanan, serta memperbaiki sirkulasi darah dalam tubuh sehingga proses regenerasi sel jadi makin lancar.

Sering Cuci Tangan
Usia seseorang terpancar dari kulitnya. Semakin keriput dan bergelambir, maka anda akan terlihat makin tua. Sebaiknya jangan terlalu sering mencuci tangan, karena cuci tangan berlebihan akan membuat kulit anda jadi kering dan tampak tua. Jika perlu carilah produk sabun tangan dengan kandungan moisturizer, dan jangan lupa untuk memakai lotion, terutama di bagian punggung tangan.

Menggosok Berlebihan
Proses scrubbing atau menggosok badan untuk meluluhkan kulit yang mati dianggap sebagai proses penting dalam kecantikan. Padahal sel-sel kulit mati tersebut akan luluh da jatuh dengan sendirinya tanpa perlu digosok secara berlebihan. Menggosok secara berlebihan atau mencuci kulit dengan air panas malah akan menghilangkan minyak alami kulit, sehingga kulit anda akan kusam dan kelihatan tua.

Makanan yang Buruk
Orang yang sedang diet biasanya mengurangi jatah makan dan efeknya sangat terlihat di kulit. Membatasi lemak yang masuk ke dalam tubuh juga akan membuat kulit terlihat kering dan tua. Begitu pula jika tubuh kekurangan nutrisi dari buah, seperti kolagen atau antioksidan. Jadi, sering-seringlah makan buah dan sayur agar kulit menjadi tidak kering dan kenyal.

Anti Sunglasses
Kulit di bawah mata adalah bagian yang paling rentan dan tipis, karenanya, menggunakan sunglasses akan menolong kulit di area tersebut tetap terlindungi dari paparan sinar UV A dan UV B.

images by google

Jumat, 05 Agustus 2011

Kolang Kaling Khas Ramadhan

Kolang kaling. Hampir tiap Ramadhan tiba, makanan ini pasti muncul. Meski di hari lain pun sering kita temui sebagai campuran es atau bajigur (di Bandung biasanya kolang kaling di campur ke dalam minuman bajigur), jadi rasanya lebih spesial menyantap kolang kaling di bulan puasa.

Kolang kaling, juga biasa disebut sebagai buah atap (Bahasa Belanda glibbertjes, yng secara harfiah berarti ‘benda kecil yang licin’), adalah buah yang mengalami proses panjang sebelum diolah jadi makanan. Buah ini berasal dari biji buah enau yang dipetik saat buahnya masih muda. Buah ini sangat bergetah, karena itulah para pengusaha kolang kaling akan membakar buah ini terlebih dahulu. Setelah dibakar, biji buahnya yang putih keudian direbus lagi dengan campuran air kapur untuk menghilangkan getahnya, dipipihkan, lalu direndam dalam air selama beberapa hari hingga siap untuk dipasarkan.

Rasa buah ini kenyal tapi sedikit agak tawar. Karena itulah, masyarakat Indonesia biasanya menjadikannya manisan atau dicampur dalam kolak dan es campur. Popularitas buah kolang kaling di bulan puasa hampir sama dengan popularitas buah kurma, makanya penjuaan kolang kaling akan meningkat selama Ramadhan ini.
 
Kolang kaling memiliki kadar air yang sangat tinggi, sekitar 93,8% dalam tiap 100 gram. Protein, karbohidrat dan seratnya yang dikandungnya sangat baik untuk sistem pencernaan dan cocok sekali untuk yang sedang diet. Hmm.. cocok sekali ya untuk buka puasa nanti.. :D

image by goorme

Kamis, 04 Agustus 2011

Kofta, Bakso Khas Negeri Taj Mahal

Di negeri ini siapa sih yang tidak mengenal bakso? Bahkan Presiden Amerika Serikat Barrack Obama saja menyukainya ketika dulu ia tinggal di Jakarta. Tapi ternyata bakso tidak cuma ada di Indonesia, di Asia Selatan dan beberapa negara di Afrika juga mengenal bakso yang mereka sebut kofta.

Apa sih kofta (bahasa Inggris kufta atau kefta)? Kok kayak sering denger ya? Yep, kalo anda adaah tipe orang yang suka tamasya ke restoran India atau restoran Timur Tengah, nama kofta ga mungkin asing di telinga. Kofta biasa disajikan sebagai menu makanan pembuka di India. Meski sama bulat seperti bakso, kofta dibuat dari bahan yang beda (tapi hampir mirip juga sih), yaitu daging kambing. Di India Timur, kofta malah dibuat dari potongan udang, paprika, ikan dan pisang mentah.

Hidangan India dan Timur Tengah memang tidak pernah jauh dari kambing dan rasanya yang dahsyat. Kofta ini adalah salah satunya. Meski disinyalir sebagai menu pembuka, butiran kofta sebenarnya cukup besar. Cukup banget untuk mengganjal perut kita yang lapar. Apalagi, karena kofta dibuat dari daging kambing yang hanya dicampur rempah-rempah dan bawang. Selain campuran tersebut, biasanya bahan lain yang sering dicampur adalah bulgur, telur dan sayuran.

Uniknya makanan ini adalah, ketika campuran suatu bahan mendominasi, namanya akan berubah. Misalnya, kofta yang didominasi campuran potongan sayuran disebut lauki kofta, sedangkan kofta yang berisi teur disebut nargisi kofta. Kofta biasa disajikan dengan cara dibakar, digoreng, atau direbus dan disajikan dengan saus kental sebagai pendampingnya.  

Rabu, 03 Agustus 2011

Pilih Jilbab Sesuai Warna Kulit

Belakangan ini, ciput Arab sedang digandrungi para wanita dan remaja putri yang berjilbab. Selain karena si pemakai bisa mengkombinasikan warna ciput dan kerudungnya, ciput Arab juga nyaman dipakai. Saya belum pernah coba sih, tapi jujur, saya suka banget liat wanita pakai ciput Arab. Nah, tapi kadang ada beberapa orang yang ga sadar warna dan pakai kerudung semau mereka. Parahnya lagi, ada juga yang tidak memperhatikan keselarasan antara warna kulit dan warna kerudungnya.

Memang bukan perkara yang mudah, malah terkadang seorang wanita akan bertanya berkali-kali “Apakah warna ini pantas atau tidak?” karena takut warna kerudungnya malah membuat warna kulitnya jadi kusam atau tidak segar. Melihat hal ini, saya tergerak untuk mencari info, jadi kini para wanita ga usah bingung lagi memilih warna kerudung yang pas untuk warna kulitnya. Berikut ini adalah tipsnya berdasarkan warna kulit. Silahkan disimak J

Wanita Berkulit Putih
Jika anda memiliki kulit putih atau cenderung terang, pilihlah warna yang gelap dan terang seperti hitam, merah, biru, ungu atau abu-abu, karena akan memberi efek cerah pada wajah anda. Sebaliknya, hindari mengenakan jilbab berwarna pastel, putih, beige atau kuning karena warna-warna ini akan memuat kulit anda tampak pucat.

Wanita Berkulit Kuning Langsat
Wanita dengan kulit kuning langsat sebaiknya memilih jilbab berwarna pink, merah atau biru agar terlihat lebih segar. Sebaiknya menghindari warna emas, coklat, dan oranye karena efeknya jadi kusam.

Wanita Berkulit Gelap
Wanita berkulit gelap disarankan untuk memakai jilbab dengan warna-warna netral yang lembut, seperti warna plum, pastel dan lavender yang akan membuat efek warna wajah yang lebih cerah dan lembut. Sedangkan warna-warna cerah seperti hijau tua, merah bata dan kuning akan membuat kulit menjadi tampak lebih gelap. Begitu pula dengan warna gelap seperti hitam, coklat dan oranye.

Semoga tips dari saya berguna bagi anda ya. Selamat menjaankan ibadah puasa, dan tetap tampil cantik yah :D

(images by wolipop)
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...