Selasa, 13 Desember 2011

Belajar Menghargai Warisan Budaya dari negara Korea

Entah kenapa beberapa bulan belakangan Korean Wave sudah melanda saya dan teman-teman saya. Berawal dari drama-drama korea hingga tempat wisatanya. Beberapa hari kemarin malah saya nekat ikut lomba sharing pengalaman yang diadakan oleh Korea Tourism Organization Indonesia (kalau di Indonesia ya seperti Debudpar lah..). yah itung-itung mengasah keburuntungan, lumayan hadiah utamanya tiket gratis ke Korea. Dan malam ini, saya iseng mencari informasi kebudayaan korea. Hasilnya cukup mencengangkan, ternyata hampir sama seperti Indonesia yang berbentuk Kerajaan sehingga peninggalan kuil-kuil dan istana (kalau di Indonesia seperti keraton) apalagi budayanya juga banyak sekali.

Saya lalu memutuskan untuk menulis tentang beberapa kuil atau istana di Korea yang ternyata sangat dijaga kelestariannya oleh pemerintah dan juga malah menjadi objek wisata terkenal. (saya agak iri, karena keraton-keraton di Indonesia tidak terlalu diperhatikan..T.T) dan semoga nanti yang baca postingan saya ini jadi tergerak untuk memperhatikan budaya kita yaa…. Contoh dong Korea bapak ibu sekalian….


Yang pertama yang menurut saya paling besar dan menarik adalah Istana Changdeokgung. 

Changdeokgung


 video Changdeokgung

Changdeokgung (Istana Changdeok) adalah kompleks istana Dinasti Joseon di Seoul, Korea Selatan. Istana Changdeok adalah salah satu dari Lima Istana Besar yang dibangun sebagai tempat tinggal keluarga kerajaan. 

Kebun di dalam Chandeukgung

Changdeokgung pernah didiami banyak raja Dinasti Joseon dan mewarisi elemen-elemen dari masa Tiga Kerajaan yang tidak dimasukkan dalam pembangunan arsitektur Gyeongbokgung.

Chandeukgung saat tertutupi salju musim dingin

Istana Changdeokgung terdiri dari kantor pemerintahan, tempat tinggal raja dan taman belakang.
Kebun digunakan untuk area istirahat raja dan terdapat pohon yang berusia 300 tahun, kolam dan paviliun yang terletak harmonis.


Yang kedua adalah Kuil Jongmyo. 

Kuil Jongmyo

Kuil Jongmyo yang terletak di jantung kota Seoul. Kuil ini dibangun untuk menyimpan tablet-tablet memorial anggota mendiang penguasa (Dinasti Joseon)

Upacara persembahan dan tarian di kuil Jongmyo


video bagaimana tarian persembahan diadakan di kuil Jangmyo

 Setiap tahun pada bulan Mei diadakan upacara Jongmyo (Jongmyo Daeje) yang menampilkan upacara persembahan dan tarian. Nah saya ingin sekali melihat momen ini nih, karena jujur saya sangat menyukai seni budaya, dan saya ingin melihat bagaimana kebudayaan korea. Hehe..


Yang ketiga adalah Istana Changgyeonggung.
Changgyeounggung

Changgyeonggung atau Istana Changgyeong adalah istana yang berlokasi di Seoul, Korea Selatan. 

Changgyeounggung di tengah kota Seoul

Aslinya adalah bangunan istana musim panas dari kaisar Dinasti Goryeo yang dibangun pada tahun 1104, kemudian diwariskan ke Dinasti Joseon dan merupakan salah satu dari Lima Istana Besar Dinasti Joseon.


Yang ke empat adalah Dongdaemun.

Dongdaemun

Gerbang Dongdaemun (“Gerbang Besar Timur”), adalah bangunan bersejarah yang berada di pusat kota Seoul, Korea Selatan. 

Dongdaemun di tengah kota

Wilayah di sekitar Dongsaemun dikenal sebagai pusat belanja terbesar di Korea Selatan. 

Oya pembaca sekalian, bisa tebak apa garis merah dari ke empat tempat wisata di atas? Ya, semua itu merupakan tempat wisata kebudayaan Korea dan semuanya itu berada di Pusat Kota Seoul. Saya salut sekali dengan pemerintahan Korea, mereka dapat menjaga warisan budaya mereka walaupun berada d tengah-tengah kota besar seperti Seoul. (coba kita bandingkan dengan Jakarta, coba hitung dan bandingkan kondisi keberadaan bangunan tua.. ckck.. miris ya..)

Dari sini keinginan saya untuk mengunjungi negara yang terkenal dengan KPOP tersebut semakin besar. Saya ingin merasakan sendiri bagaimana rasanya berjalan di istana atau kuil besar dan megah ditengah-tengah kota besar di Seoul.

Eh iya, tadi saya membahas sedikit tentang lomba yang diadakan KTO Indonesia ya, buat kalian yang mau ikutan juga, coba buka saja facebook Korea Tourism Organization Indonesia kalau tidak salah Cuma sampai tanggal 20 Desember ini. Coba cek langsung aja nama Eventnya: My Korea Winter Story.

Sampai ketemu di Korea ya… kita belajar bagaimana sesuatu bangsa maju karena menghargai budayanya..

Gambar: anameastory.wordpress.com, khrc.com, en.wikipedia.org, beling.net, photoatlas.com, skydoor.net, visitkorea.or.kr

8 komentar:

Muhammad Gustavie mengatakan...

ehm.. wisata Korea bagus banget. saya sendiri sih mau banget ke Korea, tapi belum ada kesempatan alias duitnya belum ngumpul ..he.he.he.. kalo sekarang sih nunggu yg gratisan, ikut2 event FB yg hadiahnya jalan2 ke Korea ..hihihi..

JIMMY mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
JIMMY mengatakan...

jadi pengen ke Korea nih..
BTW sis adeiline, aku minta Likenya dong di event KTO Indonesia yaa :D
aku bikin cerita gitu disana, nih aku kasih linknya: http://www.facebook.com/photo.php?fbid=166604446770686&set=o.290295891015878&type=1

Stupid monkey mengatakan...

memang seharusnya kita malu kepada dunia, betapa sejarah dan buktinya ditelantarkan,padahal masyarakat kita di kenal sebagai masyarakat "kosumtif". artinya selalu saja tidak kreatif,hehe .. ;)

adeline mengatakan...

@gustavie: ehhe... sama dong... lagi nabung soalnya..
@jimmy: oke.
@stupid monkey: BETULLLL!!!

Rahmat Rusdianto mengatakan...

Iya, bangsa Korea tetap melestarikan kebudayaannya secara utuh, tentunya dengan perhatian dari setiap masyarakatnya ya… jadi tertarik juga pengen ke Korea, semoga aja saya bisa ke Korea langsung seandainya saya menang event My Korea Winter Story dari facebook Korean Tourism Organization (Indonesia), agar bisa lebih dalam melihat budaya Korea…
Blogwalking ya… mampir juga ya ke blog saya di review-newgadget.blogspot.com thanks :D

see this world mengatakan...

wahh..istananya keren...masih keliatan bagus lagi...
Klo diindonesia udh banyak coret2annya tuh.. heheh :p

adeline mengatakan...

hahahaa... iya bener...

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...